Cerita Haru Penyintas C0v1d-19 Khatam Al Quran 30 Juz Selama Isolasi RS

Masih ingat pasien virus Corona Covid-19 asal Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga yang sempat bikin geger satu kampung? Pasien ini kini sembuh.

Dia bernama Hartini (15). Ia pulang dari RSU Panti Nugroho bersama dua penyintas lainnya, Agus Haryanto (37) warga Desa Selabaya Kalimanah dan Wartiyah warga Desa Bedagas Pengadegan, Kamis (16/4).

"Ya seneng bisa pulang," kata dia menjawab pertanyaan awak media melalui telepon.

Hartini menceritakan pengalamannya selama 23 hari di ruang isolasi Covid-19. Di ruang isolasi, ia menjalani rutinitas terapi yang sama setiap hari.

"Dikasih makanan, vitamin, dan berjemur," ujar dia.

Kini ia sudah di rumah. Namun ia masih menghadapi wabah baru di desanya, yakni stigma sebagai penderita wabah menular.

"Harapannya saya dan keluarga tidak dikucilkan, karena roda berputar," kata pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Khatam Quran 30 Juz
Pasien lainnya, Agus Hariyanto, mengaku selama di ruang isolasi ia sangat merindukan rumah. Ia sangat menyarankan agar tetap di rumah menghindari penularan virus.

"Karena kalau sampai masuk ruang isolasi, satu-satunya yang paling dirindukan adalah rumah," kata dia.

Agus memanfaatkan waktu di ruang isolasi Covid-19 untuk membaca Alquran. Seusai masa isolasi, ia berhasil mengkhatamkan 30 juz.

"Saya gunakan untuk menghapal Alquran tamat 30 juz. Ini salah satu hal positif yang saya manfaatkan selama menjadi pasien corona,” ujarnya.

Agus berpesan kepada masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah yang meliputi menghindari kerumunan maupun menjaga jarak fisik dengan orang lain.

“Perlu dipedomani juga untuk menjaga jarak, rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun, dan tetap tinggal di rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak,” dia menjelaskan.